MFWEBMFWEB
  • Beranda
  • Portofolio
  • Blog
  • Kontak
MFWEB
MFWEB

MFWEB membantu bisnis lokal tampil profesional di internet dengan website yang cepat, menarik, dan mudah ditemukan di Google. Mulai dari Rp 800K.

Butuh website atau tools bisnis?

Konsultasikan kebutuhan digital Anda, dari website sampai alat bantu cari prospek.

Konsultasi GratisLihat Tools

Layanan Website

  • Jasa Landing Page
  • Jasa Company Profile
  • Toko Online / E-Commerce
  • Jasa Optimasi SEO
  • Aplikasi Web Bisnis

Tools Bisnis

  • Lead Finder
  • Proposal Generator
  • Invoice Generator
  • Cek SEO Score
  • Estimasi Harga Website

Perusahaan

  • Portofolio
  • Tentang Kami
  • Blog & Artikel
  • Kalkulasi Harga
  • Login Klien

Hubungi Kami

  • Jl. Brigadir Jenderal Katamso No.14, Kp. Dalem, Kec. Kota, Kota Kediri, Jawa Timur
  • +6282221682343
  • hello@mfweb.id

© 2026 MFWEB. All rights reserved.

Kebijakan PrivasiKetentuan Layanan
  1. Beranda
  2. Blog
  3. 5 Kesalahan Fatal Pemilik UMKM Saat Membuat Website (dan Cara Menghindarinya)
5 Kesalahan Fatal Pemilik UMKM Saat Membuat Website (dan Cara Menghindarinya)
Tutorial
14 Mei 2026
3 menit baca
#website#umkm#kesalahan#tips#bisnis-lokal

5 Kesalahan Fatal Pemilik UMKM Saat Membuat Website (dan Cara Menghindarinya)

Investasi website seharusnya menghasilkan pelanggan — tapi banyak UMKM yang kecewa karena melakukan kesalahan di awal. Kenali 5 kesalahan paling umum saat membuat website bisnis dan bagaimana cara menghindarinya sejak awal.

Setiap tahun, ribuan pemilik UMKM di Indonesia membuat website bisnis mereka. Namun tidak sedikit yang berakhir kecewa: website sudah jadi tapi tidak menghasilkan satu pun pelanggan baru, atau website cepat bermasalah secara teknis, atau biaya membengkak dari yang direncanakan.

Setelah membantu puluhan bisnis lokal go digital, kami di MFWEB melihat pola yang sama berulang. Berikut adalah 5 kesalahan paling umum dan cara menghindarinya.

Kesalahan 1: Fokus pada Tampilan, Lupa pada Tujuan

Banyak pemilik bisnis terlalu fokus pada pertanyaan "website saya harus terlihat seperti apa?" dan lupa bertanya "website saya harus menghasilkan apa?"

Website yang cantik tapi tidak punya struktur yang jelas — tidak ada CTA yang tegas, informasi kontak sulit ditemukan, tidak ada alasan bagi pengunjung untuk menghubungi Anda — adalah website yang sia-sia.

Solusinya: Sebelum memikirkan desain, tentukan dulu tujuan bisnis website Anda. Apakah untuk mendapat telepon konsultasi? Form pendaftaran? Pemesanan langsung? Semua elemen desain kemudian harus mendukung tujuan tersebut.

Kesalahan 2: Memilih Penyedia Berdasarkan Harga Saja

"Yang paling murah saja" adalah mentalitas yang sering berakhir mahal. Website yang dibuat asal-asalan biasanya punya masalah: loading lambat, tidak mobile-friendly, konten berantakan, dan tidak bisa dioptimasi untuk SEO.

Ketika Anda sadar ada masalah dan minta diperbaiki, sering kali penyedia asli sudah tidak responsif — dan Anda harus bayar penyedia baru untuk memperbaiki dari awal.

Solusinya: Evaluasi penyedia berdasarkan portofolio nyata, testimoni klien, transparansi harga, dan kejelasan after-sales support. Harga yang sedikit lebih tinggi dari penyedia yang credible jauh lebih baik daripada harga murah tanpa jaminan.

Kesalahan 3: Tidak Memikirkan Konten Sebelum Website Jadi

Pemilik bisnis sering memberikan brief ke jasa website: "Desain dulu, kontennya nanti saya isi sendiri." Lalu website jadi tapi halaman-halamannya kosong, atau diisi dengan teks placeholder yang tidak pernah diganti.

Website tanpa konten yang kuat tidak akan menghasilkan pelanggan dan tidak akan diindeks baik oleh Google.

Solusinya: Siapkan konten dasar (deskripsi bisnis, layanan, keunggulan, dan foto) sebelum atau bersamaan dengan proses pembuatan website. Jika tidak punya waktu, pilih penyedia yang menawarkan bantuan copywriting seperti yang kami lakukan di MFWEB.

Kesalahan 4: Mengabaikan Versi Mobile

Lebih dari 70% pengguna internet di Indonesia mengakses website dari smartphone. Jika website Anda tampak berantakan di layar HP — tombol terlalu kecil, teks tumpang tindih, gambar terpotong — Anda kehilangan mayoritas pengunjung potensial.

Selain itu, Google menggunakan mobile-first indexing: Google menilai dan memberi peringkat website Anda berdasarkan versi mobile-nya, bukan desktop.

Solusinya: Pastikan website Anda responsive dan diuji di berbagai ukuran layar smartphone sebelum diluncurkan. Ini adalah standar yang tidak boleh dikompromikan.

Kesalahan 5: Menganggap Website Selesai Saat Sudah Live

"Website sudah jadi, tugas selesai." Ini adalah salah satu miskonsepsi paling berbahaya. Website yang tidak diperbarui, tidak punya konten baru, dan tidak dioptimasi secara berkala akan tenggelam di halaman belakang Google dan tidak pernah ditemukan calon pelanggan.

Website adalah aset yang membutuhkan perawatan — minimal memperbarui konten secara berkala, memastikan semua link berfungsi, memperpanjang domain dan hosting tepat waktu, serta memantau performa melalui Google Search Console.

Solusinya: Anggap website sebagai investasi jangka panjang yang perlu dirawat. Buat jadwal rutin untuk menambah konten baru (minimal satu artikel per bulan), perbarui informasi yang sudah tidak relevan, dan pantau performa secara berkala.

Penutup: Investasi Tepat di Awal Menghemat Banyak di Kemudian Hari

Semua kesalahan di atas sebenarnya bisa dihindari jika Anda bermitra dengan penyedia website yang berpengalaman dan jujur tentang apa yang dibutuhkan bisnis Anda.

Di MFWEB, kami tidak hanya membangun website — kami memastikan website tersebut dibangun dengan tujuan yang jelas, konten yang kuat, performa yang optimal, dan siap menghasilkan pelanggan nyata. Konsultasi pertama Anda gratis, tanpa komitmen.

Artikel Terkait

Cara Pakai Lead Finder Buat Cari 100+ Calon Klien Website dalam Sehari: Strategi Prospecting Google Maps untuk Freelancer

Cara Pakai Lead Finder Buat Cari 100+ Calon Klien Website dalam Sehari: Strategi Prospecting Google Maps untuk Freelancer

Tutorial16 Jun 2026
Cara Bikin Proposal Penawaran Website yang Bikin Klien Langsung Deal: Template dan Strategi Closing untuk Freelancer

Cara Bikin Proposal Penawaran Website yang Bikin Klien Langsung Deal: Template dan Strategi Closing untuk Freelancer

Tutorial5 Jun 2026

Butuh website yang lebih rapi?

Konsultasi gratis. Kami bantu cek kebutuhan dan estimasi pengerjaan.