
Nama domain adalah alamat digital bisnis Anda. Memilihnya tidak bisa sembarangan — ada aturan dan strategi agar domain Anda mudah diingat, profesional, dan mendukung SEO. Simak panduannya di sini.
Nama domain adalah identitas online bisnis Anda. Bayangkan seperti papan nama toko — yang bagus mudah dibaca, mudah diingat, dan mencerminkan bisnis Anda. Yang buruk membuat calon pelanggan bingung bahkan sebelum masuk ke website Anda.
Memilih domain yang tepat adalah keputusan penting yang sebaiknya tidak terburu-buru. Berikut panduan lengkapnya.
Nama domain adalah alamat yang diketik orang untuk mengunjungi website Anda. Contoh: tokobagus.com, kliniksehati.id, mfweb.maffisorp.id
Domain terdiri dari dua bagian:
Nama domain: kata atau frasa yang Anda pilih (misal: "tokobagus")
Ekstensi domain: akhiran seperti .com, .id, .co.id, .net, dll.
1. Pendek dan Mudah Diingat
Domain yang ideal terdiri dari 1–3 kata. Semakin pendek, semakin mudah diketik dan diingat pelanggan. Hindari domain yang terlalu panjang seperti "jasaserviceacmobiltermurahsurabaya.com".
2. Mudah Dieja
Hindari kata-kata yang sering salah eja, angka yang ambigu (angka 1 vs huruf l), atau tanda hubung yang berlebihan. Jika Anda harus mengeja domain Anda setiap kali memberi tahu orang, domain tersebut terlalu rumit.
3. Cerminkan Identitas Bisnis
Domain Anda sebaiknya langsung memberi gambaran tentang bisnis Anda. "klinikgigiratna.com" jauh lebih baik daripada "drratna123.com".
4. Gunakan Ekstensi yang Tepat
.com → pilihan universal, paling dipercaya secara global
.id → cocok untuk bisnis Indonesia, memberi kesan lokal yang kuat
.co.id → untuk perusahaan berbadan hukum Indonesia
Hindari ekstensi tidak umum seperti .xyz atau .online kecuali brand Anda memang membutuhkan itu
5. Hindari Merek Dagang Orang Lain
Jangan gunakan nama brand besar dalam domain Anda (misal: "tokonikereresmi.com"). Selain risiko hukum, Google juga bisa menurunkan kepercayaan pada domain tersebut.
Jika bisnis Anda hanya melayani satu kota atau wilayah, pertimbangkan untuk menyertakan nama kota di domain:
Ini tidak hanya membantu SEO lokal, tapi juga langsung memberi tahu pengunjung bahwa Anda melayani area mereka.
Ini kejadian yang sangat umum. Beberapa solusinya:
Coba variasi nama: tambahkan kata "official", "indo", nama kota, atau kata deskriptif
Ganti ekstensi: jika .com sudah diambil, coba .id atau .co.id
Hubungi pemilik domain: kadang domain yang tidak aktif bisa dibeli
Buat nama brand baru yang segar dan belum ada
Ingat: domain yang sudah Anda daftarkan adalah milik Anda selama Anda memperpanjangnya setiap tahun. Jangan sampai lupa memperpanjang karena bisa diambil orang lain.
Harga domain bervariasi tergantung ekstensi:
.com: sekitar Rp150.000–200.000 per tahun
.id: sekitar Rp200.000–350.000 per tahun
.co.id: sekitar Rp300.000–500.000 per tahun
Kabar baiknya, semua paket website MFWEB sudah termasuk domain .com gratis untuk tahun pertama — jadi Anda tidak perlu memikirkan biaya ini di awal.
Meluangkan waktu 30 menit untuk memilih nama domain yang tepat bisa menghemat banyak kerumitan di kemudian hari. Pilih yang pendek, mudah diingat, mencerminkan bisnis Anda, dan gunakan ekstensi yang terpercaya.
Belum tahu domain bisnis Anda masih tersedia atau tidak? Cek langsung di halaman utama MFWEB — ada fitur pengecekan domain gratis yang bisa Anda gunakan sekarang juga.