
Bengkel las dan fabrikasi sering dapet order cuma dari tetangga sekitar. Padahal dengan website portfolio yang profesional dan sistem quotation online, order custom dari kontraktor dan developer bisa jadi sumber omzet utama.
Pak Budi punya bengkel las dan fabrikasi di pinggir jalan raya. Setiap hari ada yang lewat, lihat hasil kerjanya yang dipajang—pagar besi, canopy, tangga putar, bahkan rangka baja untuk ruko 3 lantai. Tapi masalahnya? Kebanyakan yang nanya cuma tetangga sekitar. Order besar dari kontraktor atau developer? Jarang banget.
Padahal kualitas kerjanya rapi. Harga juga kompetitif. Yang kurang cuma satu: cara orang luar daerah buat lihat portfolionya dan ngajuin permintaan penawaran tanpa harus datang langsung.
Ini masalah klasik bengkel las dan fabrikasi di Indonesia. Bisnis berjalan dari mulut ke mulut, tapi susah scale up karena nggak ada showcase digital yang kredibel.
Instagram memang bagus buat posting foto hasil kerja. Tapi kalau ada calon klien kontraktor yang mau order rangka baja untuk proyek apartemen 10 lantai, mereka nggak akan serius kalau cuma lihat feed Instagram doang.
Mereka butuh:
Website company profile atau portfolio adalah cara paling efektif buat menunjukkan kapabilitas bengkel las secara profesional. Biayanya? Mulai dari Rp 2.500.000 sampai Rp 6.000.000 tergantung kompleksitas fitur.
Jangan cuma upload foto asal-asalan. Buat kategori berdasarkan jenis pekerjaan:
Setiap proyek harus ada:
Ini bikin calon klien langsung bisa estimasi: "Oh, bengkel ini pernah ngerjain proyek serupa. Berarti capable."
Ini fitur yang bikin website bengkel las naik kelas. Daripada calon klien harus telepon atau WhatsApp dulu buat nanya-nanya, lebih baik kasih form request quotation yang terstruktur:
Setelah submit, sistem langsung kirim notifikasi ke WhatsApp atau email Anda. Lalu Anda bisa follow up dengan proposal yang lebih detail.
Sistem quotation online ini bikin proses lebih efisien. Calon klien merasa dipermudah, Anda juga bisa filter mana yang serius mana yang cuma iseng.
Jangan cuma tulis "Kami bengkel las berpengalaman sejak 2010." Terlalu generik.
Coba ceritain:
Kalau punya ISO atau sertifikasi lain, pajang juga. Ini nambah trust secara signifikan.
Buat fitur sederhana: input dimensi pagar (panjang x tinggi), pilih material, langsung keluar estimasi harga dasar per meter. Contoh:
Pagar Besi Hollow 4x4: Rp 350.000 - Rp 450.000 per meter (belum termasuk cat dan instalasi)
Ini nggak mengikat, tapi kasih gambaran awal buat calon klien. Mereka jadi lebih mudah putuskan: lanjut atau nggak.
Bikin konten edukatif kayak:
Konten seperti ini bantu website Anda muncul di Google saat orang search "bengkel las terdekat" atau "harga pagar besi per meter".
Pasang tombol WhatsApp floating di pojok kanan bawah. Isi pesan otomatis: "Halo, saya mau konsultasi/request quotation untuk proyek [isi jenis proyek]."
Ini bikin konversi naik drastis. Orang yang udah tertarik tinggal klik, langsung nyambung ke chat.
Pastikan bengkel Anda terdaftar di Google Business Profile. Upload foto proyek terbaik, isi jam operasional, dan minta klien kasih review.
Kalau ada yang search "bengkel las Tangerang" atau "fabrikasi baja Surabaya", profil Anda bisa muncul di peta.
Kalau mau lebih proaktif, pakai tools seperti Lead Finder dari MFWEB. Anda bisa cari database kontraktor, developer, atau pabrik di area tertentu lengkap dengan kontak dan website mereka.
Lalu follow up via WhatsApp atau email dengan nawarin jasa fabrikasi. Lebih efisien daripada nunggu klien datang sendiri.
Saat ada calon klien yang serius, jangan cuma kirim chat WhatsApp biasa. Bikin proposal PDF profesional pakai Proposal Generator. Isi dengan:
Proposal yang rapi bikin tingkat closing naik 40-60%. Klien merasa deal dengan perusahaan yang profesional, bukan bengkel sembarangan.
Setelah 3 bulan punya website portfolio dan sistem quotation online, Pak Budi mulai dapet order dari luar kota. Kontraktor dari Bekasi nemu websitenya lewat Google, lihat portfolio rangka baja untuk ruko, langsung submit request quotation.
Pak Budi follow up dengan proposal profesional. Closing. Order pertama Rp 75 juta.
Bulan berikutnya, ada developer yang mau order pagar untuk kompleks perumahan 50 unit. Nemu dari Google Maps, buka website, lihat kredibel, langsung kontak. Deal lagi Rp 120 juta.
Sekarang? Bengkel Pak Budi nggak cuma terima order dari tetangga. Order custom dari kontraktor dan developer jadi 60% dari total omzet bulanan.
Anda nggak perlu langsung bikin website super canggih. Mulai dari yang esensial dulu:
Biaya bikin website company profile untuk bengkel las mulai dari Rp 2.500.000. Kalau mau yang lebih lengkap dengan sistem quotation dan kalkulator harga, sekitar Rp 4.000.000 - Rp 6.000.000.
Investasi ini balik modal dalam 1-2 order besar. Setelah itu? Pure profit dan branding jangka panjang.
Langkah pertama: Kumpulkan foto proyek terbaik Anda (minimal 10), catat spesifikasi detailnya, lalu konsultasikan kebutuhan website ke jasa pembuatan website yang paham bisnis lokal seperti MFWEB. Mereka bisa bantu setup dari nol sampai siap terima order online.

